Jakarta – Januari 2016 Yamaha merilis Yamaha Fino Blue
Core, tentunya itu akan menjadi pesaing Honda Scoopy Esp. Apa saja kelebihan
dan kekurangan kedua produk Honda tersebut? Mari kita bahas semuanya.
FITUR
Honda Scoopy eSP punya fitur unggulan yaitu volume bagasi 14 liter yang
mampu menampung helm standar Scoopy, side stand switch, hand brake, headlamp
dengan proyektor, Answer Back System, ACG Starter dan fitur Idling Stop System
(ISS).
Sedangkan Yamaha Fino Blue Core memiliki volume bagasi yang cukup luas namun
belum helm-in, Advance Key System dengan lampu LED di lubang kunci kontak, ECO
indikator, hand brake dan mesin berkapasitas 125 cc.
MESIN
Di sektor ini masing-masing memiliki kelebihannya tersendiri, untuk Fino
punya kelebihan berteknologi Blue Core berkapasitas 125 cc sedangkan Scoopy
pakai teknologi eSP yang didukung teknologi ISS dan ACG Starter.
Power maksimum yang mampu dihasilkan Fino Blue Core yaitu 9,5 hp di putaran
8.000 rpm dan torsi maksimum 9,6 Nm di putaran 5.500 rpm. Sedangkan Scoopy eSP
punya power maksimum 8,7 hp di putaran 7.500 rpm dan torsi maksimum 9,1 Nm di
putaran 6.000. Karena berkapasitas 125 cc, Fino Blue Core lebih unggul di
sektor mesin, powernya lebih besar 0,8 hp dan torsi lebih besar 0,5 Nm.
HARGA JUAL
Honda Scoopy eSP dibanderol Rp 16,65 juta dan Yamaha Fino Blue Core memiliki
harga sedikit lebih murah yakni Rp 16,25 juta OTR Jakarta. Untuk lebih jelasnya
mari kita lihat komparasi spek dibawah ini.
Data Spesifikasi : Honda Scoopy eSP | Fino Blue Core
Dimensi
Panjang X Lebar X Tinggi : 1.856 x 694 x 1.060 mm | 1.870 x 700 x 1.066 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.256 mm | 1.260 mm
Jarak terendah ke tanah : 139 mm | 135 mm
Berat kosong : 96 kg |98 kg
Kapasitas tangki bahan bakar : 3,7 liter | 4,2 liter
Rangka
Tipe rangka : Tulang punggung | Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik | Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal | Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Ukuran Ban Depan : 80/90 - 14 M/C 40P (tubeless) | 70/90 - 14 M/C 34P
Ukuran Ban Belakang : 90/90 - 14 M/C 46P (tubeless) | 80/90 - 14 M/C 40P
Rem Depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal | Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
Rem Belakang : Tromol | Tromol
Mesin
Tipe mesin : 4-langkah, SOHC dengan pendinginan udara, eSP | 4-langkah, SOHC dengan pendinginan udara Blue Core
Volume Langkah : 108,2 cc | 125 cc
Diameter X Langkah : 50 x 55,1 mm | 52 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 9,5 : 1 | 9,5 : 1
Daya Maksimum : 6,4 kW (8,7 PS / 7.500 rpm) 7,0 kW (9,52 PS) / 8.000 rpm
Torsi Maksimum : 9,1 N.m (0,93 kgf.m) / 6.000 rpm | 9,6 Nm (0,98 kgf.m) / 5.500 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,7 liter pada penggantian periodik | 0,8 liter pada penggantian periodik
Tipe Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering | Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Tipe Transmsi : Otomatis, V-belt | Otomatis, V-belt
Tipe Starter : ACG Starter, pedal & elektrik | kick & elektrik starter
Kelistrikan
Tipe Battery : MF battery, 12 V - 5 Ah | Yuasa YTZ4V
Busi : NGK MR9C-9N / Denso U27EPR-N9 | NGK CR6HSA
Pengapian : Full Transisterized, Baterai | TCI







0 komentar:
Post a Comment